Yang Harus Diketahui tentang Shalat

Mengenai shalat tentunya sudah diketahui oleh umat muslim bagaimana  pelaksanaannya, namun apakah pengetahuan tersebut sudah cukub bagi umat muslim untuk tidak lagi mencari tahu tentang shalat? Tentu saja tidak. Sebagai muslim kita dituntut untuk selalu menuntut ilmu. Begitu juga dengan hal-hal penting yang harus diketahui tentang shalat

Pengertian Shalat

Menurut bahasa, kata “Shalat” berarti doa. Dinamakan dengan shalat karena di dalamnya mencakup doa-doa, bahkan dari semua isi dari shalat adalah doa. Orang yang melakukan shalat, ucapannya tidak terlepas dari doa ibadah, pujian, atau permohonan.

Disebutkan dalam firman Allah dalam surat at-Taubah ayat 103:

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu, kamu membersihkan dan menyucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman doa jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

Membersihkan dari ayat di atas maksudnya, zakat itu membersihkan mereka dari kekikirandan cinta yang belebih-lebihan kepada harta benda.

Sedangkan kata menyucikan itu sendiri memiliki maksud bahwa, zakat itu menyuburkan sifat-sifat kabaikan dalam hati mereka dan memperkembangkan harta benda mereka. Lurus, maksudnya jauh dari kesesatan, syirik kepada Allah

Firman Allah dalam surat al-Bayyinah ayat 5:

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”

Shalat menurut istilah (terminologi) adalah beribadah kepada Allah dengan bacaan-bacaan tertentu, amalan-amalan tertentu yang telah dimaklumi dan diketahui oleh kaum muslimin, dibuka dan dimulai dengan takbir dan ditutup dengan salam, disertai dengan niat dan syarat-syarat tertentu.

Kapan Shalat diwajibkan?

Kapan pertama kali diwajibkan oleh umat manusia pada saat peristiwa hijrah Rasulullah saw, yang tertulis dalam sebuah riwayat:

Dari Az-Zuhri, ia berkata: “Anas bin Malik menceritakan kepada bahwa diwajibkannya shalat atas Nabi, pada malam hari, ketika beliau melakukan isra ke langit tujuh, awalnya sebanyak 50 kali, kemudian dikurangi hingga akhirnya, menjadi lima kali, kemudian beliau diseruh “Wahai Muhammad, sesungguhnya tidak ada firman yang dapat diganti di hadapan Ku dan lima shalat ini bagimu pahala yang sama dengan lima puluh”

Berapa jumlah shalat yang diwajibkan?

Jumlah shalat yang diwajibkan kepada kita ialah lima kali dalam sehari semalam yaitu: Subuh, Zuhur, Asar, Maghrib dan Isya.

Diriwayatkan dari seorang laki-laki yang berasal dari Bani Kinanah, ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah bersabda: ‘Allah mewajibkan shalat lima waktu kepada hamba-Nya, barangsiapa yang menyempurnakannya, maka ia di sisi Allah mendapatkan janji untuk diampuni dosa-dosanya dan akan dimasukkan ke syurga. Akan tetapi barang siapa yang tidak menyempurnakannya dan mengurangi haknya, maka ia tidak mendapatkan janji tersebut. Jika Ia berkehendak, maka Ia akan mengazabnya dan jika Ia berkehendak, maka Ia akan memberikan ampunan kepadanya.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: