Agus Firdaus, S.Kep. Guru Mapel Keperawatan

Stetoskop merupakan salah satu simbol yang paling dikenal dari profesi kesehatan, seperti perawat, dokter, maupun bidan.
Awalnya, stetoskop dibuat sebagai alat untuk mendengarkan detak jantung pasien. Desain stetoskop kontemporer digunakan untuk mendengarkan suara yang dipancarkan oleh berbagai organ termasuk jantung, usus, dan sistem peredaran darah. Untuk bayi, biasanya digunakan stetoskop desain khusus. Lebih jauh lagi, terdapat stetoskop yang digunakan untuk mendengarkan suara mesin.
Praktik mendengarkan jantung pasien atau dikenal sebagai auskultasi, sejarahnya dimulai hampir bersamaan dengan sejarah Hippocrates, Bapak Kedokteran Modern.

Sedangkan konseling (counseling) menurut Mappiare (1984) adalah sebagai serangkaian kegiatan paling pokok dari bimbingan dalam usaha membantu konseli/klien secara tatap muka dengan tujuan agar klien dapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalan atau masalah khusus (Winkel, 2005: 35).

Dokter Prancis, Rene Laennec dianggap sebagai penemu stetoskop modern pertama pada tahun 1816. Dalam A Treatise on the Diseases of the Chest and on Mediate Auscultation (1818), R. T. H. Laennec menjelaskan tujuan menempelkan telinga langsung ke dada: “tindakan ini selalu tidak menyenangkan, baik bagi dokter maupun pasien; pada wanita, tindakan ini tidak saja lancang, tetapi juga sulit diterapkan; dan bagi orang-orang yang berada di rumah sakit, tindakan ini menyebalkan.” Pada saat itu, dokter secara rutin melakukan kunjungan rumah dan mengobati hampir semua pasien di rumahnya. Hanya pasien amal yang pergi ke rumah sakit.

Berikut ini adalah materi untuk siswa keperawatan :

A. Materi Pembelajaran ANATOMI

  1. sistem rangka manusia
  2. sistem otot manusia
  3. Sistem Pernafasan manusia
  4. Sistem Pencernaan Manusia
  5. Sistem Horman
  6. Sistem Syaraf
  7. Sistem Peredarah Darah
  8. Sistem Reproduksi Manusia
  9. Sistem Reproduksi Pria
  10. Sistem Reptroduksi Wanita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: