Pemakaian Tanda Petik Menurut EYD

tanda_petik

anda petik memiliki sinonim sama persis, yaitu tanda kutip. Ada dua jenis tanda petik, yaitu tanda petik ganda (dilambangkan dengan “) dan tanda petik tunggal (dilambangkan dengan ‘). Istilah ganda dan tunggal masing-masing dapat
digantikan dengan istilah dua dan satu. Istilah tanda petik tanpa embel-embel lain biasanya digunakan untuk merujuk pada tanda petik ganda.

Tanda petik selalu digunakan secara berpasangan untuk menandai atau mengapit suatu unit bahasa (misalnya kata, kalimat, atau alinea). Berdasarkan kegunaan tiap-tiap tanda petik yang akan diuraikan di bawah, frekuensi penggunaan tanda petik ganda seharusnya lebih banyak daripada tanda petik tunggal.

Tanda petik ganda digunakan untuk mengapit

  1. Petikan langsung dari naskah atau bahan tertulis lain, misalnya: ”Saya belum siap,” kata dia, “tunggu sebentar!”
  2. Judul karangan, bab, dll., misalnya: Sajak “Pahlawanku” terdapat pada halaman 5 buku itu.
  3. Istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus, misalnya: Dia mengenakan celana “cutbrai”.

Bagaimana aturan penulisan  tanda petik yang benar menurut EYD, mari kita pelajari  melalui media berikut ini.

Untuk koneksi internet yang lemout mohon bersabar .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: