Penulisan Kata Depan

kata_depanKata depan atau preposisi yaitu kata yang digunakan bersama-sama dengan kata lain terutama kata benda untuk menentukan hubungan kata, terutama kata benda itu, dengan kata lain dalam kalimat.

Dalam bahasa Indonesia kata depan (preposisi) yang menunjukkan tempat atau posisi seperti di, ke sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) cara penulisannya harus dipisah.

Jadilah di atas, di bawah, di mana-mana, di mana, di dalam, di Jakarta menjadi contoh penulisan frasa tempat yang benar. Namun pada kenyataannya masih sangat banyak yang tak mampu membedakan ‘di’ sebagai pembentuk kata kerja pasif dan ‘di’ sebagai kata depan.

Sebenarnya cara penulisannya sudah jelas, ‘di’ sebagai pembentuk kata kerja pasif cara penulisannya digandengkan atau serangkai dengan kata kerjanya. Contoh, tempe dimakan, truk digandengkan, Baskora dipenjarakan, harta disita, hukum diremehkan, Amir dipermalukan dan sebagainya. Sedangkan ‘di’ sebagai kata depan, penulisannya dipisahkan. Contoh, di bawah, di atas, di mana, di sini, di situ, di sungai, di kuburan, di dalam, di luar, di Jakarta sebagaimana dicontohkan di atas.

Sama halnya dengan kata depan ‘di‘ untuk kata depan yang menunjukkan pergerakan ‘ke’ pun harus ditulis secara terpisah. Misalnya ke mana, ke sana, ke sini, ke situ, ke bawah, ke atas, ke luar (bedakan dengan kata kerja keluar), ke dalam, ke dasar, dan seterusnya.
Untuk lebih jelasnya, kita pelajari saja penulisan kata depan berdasarkan Ejaan Yang Disempurnakan Tahun 2009 berikut ini.
Untuk koneksi internet yang lemout, mohon bersabar….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: