Kemah Bakti Sosial di Kecamatan Doro

 Dalam rangka mengimplementasikan kegiatan pembelajaran di kelas, siswa SMK Medika Pekalongan melaksanakan Kemah Bakti Sosial di Lapangan Winduaji Kecamatan Doro dari tanggal 26 September s.d 28 September 2013. Dalam kemah tersebut juga dilaksanakan Sunatan massal yang kemudian di arak oleh drumband SMK Medika Pekalaongan.

 BALIHO KBO

Kemah tersebut disamping diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI juga siswa SMA Dwija Praja yang bertugas meliput seluruh kegiatan selama kemah berlangsung.

Berikut adalah hasil liputan siswa-siswi SMA Dwija Praja : Baca lebih lanjut

Penulisan Unsur Serapan Berdasarkan EYD

unsur_serapan

Bahasa Indonesia telah menyerap berbagai unsur dari bahasa lain, baik bahasa daerah maupun dari bahasai asing Sansekerta, Arab, Pertugis, Belanda, Inggris, dan bahasa asing lain.

Berdasarkan cara masuknya, unsur pinjaman dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi dua golongan, yaitu (1)unsur asing yang belum sepenuhnya terserap ke dalam bahasa Indonesia dan (2) unsur asing yang pengucapan dan penulisannyadisesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Untuk keperluan itu telah diusahakan ejaan asing hanya diubah seperlunya sehingga bentuk Indonesiamasih dpat dibandingkan dengan bentuk asalnya. Di dalamPedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dicantumkan aturan penyesuaian itu. Dapat ditambahkan bahwa hal ini terutama dikenakan kepada kata dan istilah yang baru masuk ke dalam bahasaIndonesia, serapan lama yang sudah dianggap umum tidak selalu harus mengikuti aturan penyesuaian tadi.

Bagaimana aturan penulisan  unsur serapan yang benar menurut EYD, mari kita pelajari  melalui media berikut ini.
Untuk koneksi internet yang lemout mohon bersabar .

Penulisan Tanda Garis Miring menurut EYD

garis_miringPenggunaan tanda baca pada sebuah kalimat perlu diperhatikan, baik dari fungsi maupun penempatannya. Beberapa tanda baca yang sering digunakan adalah tanda-tanda baca yang berkaitan dengan kalimat-kalimat yang sering digunakan sehari-hari. Misalnya, tanda baca untuk kalimat berita (.), tanda baca untuk kalimat pertanyaan (?), tada baca untuk kalimat ajakan atau perintah (!). Baca lebih lanjut

Penulisan Tanda Tanya dan Tanda Seru Menurut EYD

tanda_tanyaPenggunaan tanda baca pada sebuah kalimat perlu diperhatikan, baik dari fungsi maupun penempatannya. Beberapa tanda baca yang sering digunakan adalah tanda-tanda baca yang berkaitan dengan kalimat-kalimat yang sering digunakan sehari-hari. Misalnya, tanda baca untuk kalimat berita (.), tanda baca untuk kalimat pertanyaan (?), tada baca untuk kalimat ajakan atau perintah (!). Baca lebih lanjut

Pemakaian Tanda Petik Menurut EYD

tanda_petik

anda petik memiliki sinonim sama persis, yaitu tanda kutip. Ada dua jenis tanda petik, yaitu tanda petik ganda (dilambangkan dengan “) dan tanda petik tunggal (dilambangkan dengan ‘). Istilah ganda dan tunggal masing-masing dapat
digantikan dengan istilah dua dan satu. Istilah tanda petik tanpa embel-embel lain biasanya digunakan untuk merujuk pada tanda petik ganda.

Tanda petik selalu digunakan secara berpasangan untuk menandai atau mengapit suatu unit bahasa (misalnya kata, kalimat, atau alinea). Berdasarkan kegunaan tiap-tiap tanda petik yang akan diuraikan di bawah, frekuensi penggunaan tanda petik ganda seharusnya lebih banyak daripada tanda petik tunggal.

Tanda petik ganda digunakan untuk mengapit

  1. Petikan langsung dari naskah atau bahan tertulis lain, misalnya: ”Saya belum siap,” kata dia, “tunggu sebentar!”
  2. Judul karangan, bab, dll., misalnya: Sajak “Pahlawanku” terdapat pada halaman 5 buku itu.
  3. Istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus, misalnya: Dia mengenakan celana “cutbrai”.

Bagaimana aturan penulisan  tanda petik yang benar menurut EYD, mari kita pelajari  melalui media berikut ini.

Untuk koneksi internet yang lemout mohon bersabar .

Penggunaan Tanda Elipsis menurut EYD

tanda_elipsisSalah satu kaidah yang mengatur penggunaan tanda elipsis menyatakan bahwa tanda elipsis dipakai untuk memberitahukan pembaca bahwa dalam suatu kalimat atau wacana ada bagian yang dihilangkan. Tanda elipsis diwujudkan dengan tanda titik tiga buah yang berspasi (di antaranya). Jika bagian kalimat yang dihilangkan itu adalah bagian akhir, tanda elipsis itu diikuti oleh tanda titik akhir sehingga jumlah titik menjadi empat buah (. . . .). Contoh sebagai berikut. Baca lebih lanjut

Penggunaan Tanda Pisah menurut EYD

tanda_pisahTanda pisah, yang dilambangkan dengan dua tanda hubung (-), digunakan untuk (1) mengapit bagian kalimat yang disisipkan, yang merupakan penjelasan, keterangan, atau komentar yang ingin ditonjolkan, tetapi tidak terkait dengan kalimat induknya; (2) mengantarai jarak dua kata (bilangan atau kata penunjuk waktu an tempat) yang menyatakan julat atau rentangan dan bermakna sampai keatau sampai dengan.

Baca lebih lanjut

Penggunaan Tanda Titik Koma menurut EYD

titik_duaAnak-anakku smk medika Pekalongan yang saya cintai dan saya banggakan, Tanda baca ialah tanda-tanda yang dipakai didalam system suatu ejaan. Tanda baca yang dipakai dalam bahasa Indonesia berjumlah 15, yaitu tanda titik (.), tanda titik koma (;), tanda titik dua (:), tanda hubung (-), tanda pisah (_), tanda ellipsis (…), tanda Tanya (?), tanda seru (!), tanda kurung ((…)), tanda kurung siku ([…]), tanda petik (“…”), tanda petik tunggal (‘…’), tanda garis miring (/), dan tanda penyingkat atau apostrof (‘…). Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 715 pengikut lainnya.